Lewati ke konten
Situs informasi independen dan bukan situs resmi pemerintah.

Gizi Anak Sumut Jadi Perhatian, Posyandu dan Puskesmas Diperkuat untuk Cegah Stunting

SUMATERA UTARA – Upaya memperbaiki gizi anak dan mencegah stunting terus diperkuat di Sumatera Utara. Pemerintah daerah mendorong pelayanan kesehatan, pemantauan tumbuh kembang, serta pemenuhan gizi agar dilakukan secara berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyebut penanganan stunting masih menjadi salah satu prioritas pembangunan kesehatan. Berdasarkan SSGI 2024, prevalensi stunting di Sumut tercatat 22 persen. Pemerintah daerah menargetkan angka tersebut turun menjadi 18,5 persen pada 2026.

Pemantauan Balita Perlu Dilakukan Rutin

Salah satu langkah penting dalam mencegah masalah gizi adalah memantau pertumbuhan anak secara berkala.

Data Pemprov Sumut menunjukkan pemantauan pertumbuhan telah menjangkau 696.183 balita, atau sekitar 90 persen dari total 768.408 balita. Pemantauan ini membantu tenaga kesehatan melihat kondisi pertumbuhan anak dan menentukan langkah lanjutan jika ditemukan masalah.

Orang tua juga dapat memanfaatkan Posyandu untuk menimbang dan mengukur anak secara rutin.

Gizi Tidak Hanya Soal Banyak Makan

Anak membutuhkan makanan yang cukup dan beragam. Kualitas makanan juga perlu diperhatikan.

Menu harian dapat terdiri dari sumber karbohidrat, protein, sayur, dan buah. Protein hewani seperti telur, ikan, ayam, dan daging dapat menjadi bagian dari menu anak sesuai usia dan kebutuhan.

Jika anak mengalami masalah makan atau pertumbuhan, orang tua sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

ASI Eksklusif Tetap Penting

Pada bayi usia di bawah enam bulan, ASI eksklusif menjadi bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi.

Pemprov Sumut melaporkan cakupan ASI eksklusif bagi bayi di bawah enam bulan mencapai 83,3 persen pada 2026, lebih tinggi dari target nasional yang disebut sebesar 76 persen.

Setelah bayi memasuki usia yang sesuai, MPASI diberikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang semakin meningkat.

Kesehatan Ibu Juga Perlu Diperhatikan

Pencegahan stunting tidak dimulai ketika anak sudah lahir. Kesehatan ibu sejak masa kehamilan juga perlu mendapat perhatian.

Pemeriksaan kehamilan atau ANC membantu tenaga kesehatan memantau kondisi ibu dan janin. Pemprov Sumut juga menjalankan pemberian tablet tambah darah bagi ibu hamil serta makanan tambahan bagi ibu hamil dengan kekurangan energi kronis.

Karena itu, ibu hamil dianjurkan melakukan pemeriksaan sesuai jadwal dan mengikuti saran tenaga kesehatan.

Posyandu Aktif Membantu Keluarga

Posyandu memiliki peran penting dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Di Padang Lawas Utara, misalnya, Gerakan Posyandu Aktif dilakukan secara rutin setiap bulan dan menyasar 12 kecamatan. Kegiatan tersebut mencakup pelayanan bagi ibu hamil, bayi, dan balita.

Pelayanan seperti ini membantu keluarga mendapatkan akses pemantauan kesehatan tanpa harus selalu datang ke fasilitas kesehatan yang jauh.

Pencegahan Stunting Membutuhkan Banyak Pihak

Penanganan stunting tidak hanya berkaitan dengan makanan. Sanitasi, air bersih, kesehatan ibu, penyakit infeksi, pola asuh, serta akses terhadap pelayanan kesehatan juga perlu diperhatikan.

Pemprov Sumut menyebut pendekatan penanganan stunting dilakukan melalui intervensi spesifik dan sensitif. Upaya tersebut juga melibatkan berbagai sektor di luar bidang kesehatan.

Artinya, keluarga tetap menjadi bagian penting dalam pencegahan stunting.

Langkah Sederhana yang Bisa Dilakukan Orang Tua

Beberapa kebiasaan yang dapat dilakukan keluarga antara lain:

  • Pantau berat dan tinggi badan anak secara rutin.
  • Datang ke Posyandu atau Puskesmas.
  • Berikan makanan bergizi dan beragam.
  • Utamakan sumber protein dalam menu anak.
  • Berikan ASI eksklusif sesuai anjuran.
  • Berikan MPASI sesuai usia anak.
  • Lengkapi imunisasi.
  • Jaga kebersihan makanan dan lingkungan.
  • Pastikan anak mendapatkan air bersih.
  • Segera konsultasikan jika pertumbuhan anak mengalami masalah.

Pencegahan stunting membutuhkan perhatian sejak masa kehamilan hingga anak tumbuh besar. Dengan pemantauan rutin, gizi yang cukup, lingkungan yang sehat, serta dukungan keluarga dan tenaga kesehatan, masalah pertumbuhan dapat lebih cepat diketahui.

puskesmas-sumut.org hadir sebagai media edukasi kesehatan untuk masyarakat Sumatera Utara. Informasi mengenai kondisi gizi dan tumbuh kembang anak tetap perlu dikonsultasikan langsung dengan tenaga kesehatan.

Catatan: Artikel ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan atau diagnosis medis.

Disclaimer kesehatan: Informasi pada situs ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran langsung dari tenaga kesehatan.