Ibu & anak menjadi salah satu fokus penting pembangunan kesehatan di Sumatera Utara. Pemerintah daerah menempatkan peningkatan kesehatan ibu dan anak sebagai sasaran strategis dalam program kesehatan 2026.
Perhatian tersebut mencakup pemeriksaan kehamilan, kesehatan bayi, imunisasi, pemenuhan gizi, hingga pencegahan stunting.
Pemeriksaan Kehamilan Perlu Dilakukan Rutin
Salah satu langkah penting menjaga kesehatan ibu dan anak adalah pemeriksaan kehamilan atau antenatal care (ANC).
Pemprov Sumatera Utara menargetkan peningkatan cakupan ibu hamil yang mendapatkan ANC minimal enam kali sesuai standar. Target tersebut juga tercantum dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Pemeriksaan rutin membantu tenaga kesehatan memantau kondisi ibu dan perkembangan janin. Selain itu, risiko kehamilan dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan bisa dilakukan sesuai kebutuhan.
Perhatian pada Gizi Ibu dan Anak
Pemenuhan gizi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan keluarga.
Pada 2026, Pemprov Sumut melaporkan pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dengan kekurangan energi kronis telah mencapai 87 persen hingga Juni. Sementara itu, pemantauan pertumbuhan balita telah menjangkau sekitar 696 ribu anak atau sekitar 90 persen dari total sasaran.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemantauan gizi perlu dilakukan sejak masa kehamilan dan dilanjutkan setelah bayi lahir.
ASI Eksklusif Tetap Penting
ASI merupakan bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan bayi pada awal kehidupan.
Data Pemprov Sumut menunjukkan cakupan ASI eksklusif untuk bayi berusia di bawah enam bulan mencapai 83,3 persen hingga pertengahan 2026. Angka tersebut berada di atas target nasional sebesar 76 persen.
Karena itu, edukasi mengenai ASI dan dukungan keluarga perlu terus diperkuat.
Imunisasi Melindungi Anak
Imunisasi juga menjadi bagian penting dalam kesehatan ibu & anak.
Dinas Kesehatan Sumatera Utara pada 2026 memberikan apresiasi kepada tiga kabupaten yang mencatat capaian tinggi dalam program imunisasi kejar. Ketiganya adalah Toba, Padang Lawas Utara, dan Deli Serdang.
Orang tua sebaiknya memastikan anak memperoleh imunisasi sesuai jadwal yang dianjurkan tenaga kesehatan.
Pencegahan Stunting Dimulai Sejak Dini
Stunting tidak hanya berkaitan dengan kondisi anak setelah lahir. Pencegahannya perlu dimulai sejak sebelum kehamilan dan berlanjut selama masa pertumbuhan.
Pemprov Sumut bersama BKKBN juga memperkuat kolaborasi untuk mempercepat penurunan stunting. Upaya tersebut mencakup penguatan intervensi gizi dan kesehatan keluarga.
Pemantauan berat badan dan pertumbuhan anak secara rutin dapat membantu orang tua mengetahui perkembangan anak.
Puskesmas Punya Peran Penting
Puskesmas menjadi salah satu tempat yang dapat dimanfaatkan keluarga untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar.
Mulai dari pemeriksaan kehamilan, pemantauan tumbuh kembang, imunisasi, konsultasi gizi, hingga edukasi kesehatan dapat dilakukan sesuai jenis layanan yang tersedia.
Pemerintah Sumatera Utara juga menempatkan kesehatan ibu dan anak sebagai sasaran strategis dalam kinerja Dinas Kesehatan 2026. Targetnya mencakup penurunan angka kematian ibu dan bayi serta peningkatan status gizi masyarakat.
Peran Keluarga Tidak Kalah Penting
Menjaga kesehatan ibu dan anak bukan hanya tugas tenaga kesehatan.
Keluarga dapat membantu dengan memastikan ibu mendapatkan makanan bergizi, pemeriksaan kehamilan rutin, dukungan selama masa menyusui, imunisasi anak, serta pemantauan pertumbuhan.
Jika terdapat keluhan atau tanda kesehatan yang mengkhawatirkan, jangan menunda konsultasi dengan tenaga kesehatan.
Ibu Sehat, Anak Tumbuh Optimal
Kesehatan ibu & anak perlu dijaga secara berkelanjutan. Perawatan sejak kehamilan, pemenuhan gizi, ASI, imunisasi, serta pemantauan tumbuh kembang menjadi bagian penting untuk membangun generasi yang sehat.
Dengan pemeriksaan rutin dan dukungan keluarga, kesehatan ibu dan anak di Sumatera Utara dapat terus diperkuat.
