Lewati ke konten
Situs informasi independen dan bukan situs resmi pemerintah.

UHC Gunungsitoli Capai 99,54 Persen, Pemko Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan Bersama Pemprov Sumut

Gunungsitoli – Pemerintah Kota Gunungsitoli terus memperkuat pelaksanaan UHC Gunungsitoli. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapat akses pelayanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan.

Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase mengikuti rapat penguatan Universal Health Coverage (UHC), Kamis (13/8/2026). Pertemuan berlangsung di kediaman sementara Wakil Gubernur Sumatera Utara di Desa Hilina’a, Kota Gunungsitoli.

Rapat tersebut menjadi sarana koordinasi antara Pemprov Sumut dan Pemko Gunungsitoli. Selain itu, sejumlah persoalan terkait pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) turut dibahas.

UHC Gunungsitoli Capai 99,54 Persen

Kota Gunungsitoli telah mencapai target Universal Health Coverage. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sumut, peserta JKN di daerah tersebut mencapai 138.144 jiwa.

Angka itu setara dengan cakupan kepesertaan sebesar 99,54 persen. Sementara itu, peserta aktif mencapai 128.082 jiwa atau 92,29 persen.

Capaian tersebut menunjukkan luasnya perlindungan JKN bagi masyarakat Gunungsitoli. Namun, pemerintah tetap mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya juga meminta capaian tersebut tidak membuat pemerintah berpuas diri. Sebaliknya, kualitas pelayanan harus terus diperkuat.

Data Kepesertaan dan Anggaran Jadi Perhatian

Dalam rapat, pemerintah membahas sinkronisasi dan validasi data kepesertaan. Selain itu, kebutuhan anggaran menjadi salah satu perhatian.

Keberlanjutan status kepesertaan masyarakat juga turut dievaluasi. Hal tersebut penting agar warga tetap mendapatkan perlindungan kesehatan saat membutuhkan pelayanan.

Kemudian, berbagai kendala dalam pelayanan BPJS Kesehatan turut dibahas. Pemerintah berupaya mencari solusi melalui koordinasi antarpihak.

Martinus Lase menegaskan bahwa UHC bukan sekadar mengenai jumlah peserta. Menurutnya, masyarakat juga harus benar-benar memperoleh layanan kesehatan ketika membutuhkan.

Karena itu, koordinasi lintas sektor perlu terus diperkuat. Persoalan administrasi maupun keterbatasan ekonomi diharapkan tidak menghambat akses masyarakat.

Pemko Gunungsitoli Perkuat Layanan JKN

Pemko Gunungsitoli berkomitmen menindaklanjuti hasil koordinasi bersama Pemprov Sumut. Salah satu fokusnya adalah menjaga kepesertaan masyarakat tetap aktif.

Selain itu, bantuan iuran perlu diberikan secara tepat sasaran. Akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan juga harus berjalan secara optimal.

Sinergi pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan perangkat daerah menjadi bagian penting dalam program tersebut. Dengan demikian, berbagai kendala dapat ditangani secara bersama.

Penguatan UHC Gunungsitoli pada akhirnya tidak hanya mengejar angka kepesertaan. Program tersebut juga diarahkan untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang mudah, berkualitas, dan berkelanjutan.

Disclaimer kesehatan: Informasi pada situs ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran langsung dari tenaga kesehatan.