Ibu & anak merupakan bagian penting dalam pembangunan kesehatan Sumatera Utara. Kesehatan ibu selama kehamilan, persalinan, dan masa setelah melahirkan sangat berkaitan dengan kondisi bayi serta tumbuh kembang anak.
Karena itu, keluarga perlu mendapatkan informasi kesehatan yang tepat dan memanfaatkan layanan Puskesmas secara rutin. Upaya tersebut mencakup pemeriksaan kehamilan, pemenuhan gizi, persalinan yang aman, imunisasi, ASI, pemantauan tumbuh kembang, hingga pencegahan stunting.
Ibu & Anak Menjadi Prioritas Kesehatan Sumatera Utara
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menempatkan peningkatan kesehatan ibu dan anak sebagai salah satu sasaran strategis dalam program kesehatan 2026. Target tersebut mencakup penurunan angka kematian ibu dan bayi serta peningkatan status gizi masyarakat.
Penguatan pelayanan menjadi penting karena kesehatan ibu dan anak membutuhkan perhatian sejak sebelum kehamilan hingga anak memasuki masa pertumbuhan.
Pelayanan kesehatan juga tidak hanya dilakukan di rumah sakit. Puskesmas, Posyandu, tenaga kesehatan, dan keluarga memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan serta melakukan deteksi dini.
Pemeriksaan Kehamilan Perlu Dilakukan Secara Rutin
Salah satu langkah utama menjaga kesehatan ibu dan bayi adalah melakukan antenatal care (ANC) secara teratur.
Dalam standar pelayanan kesehatan ibu, pemeriksaan kehamilan dilakukan minimal enam kali selama kehamilan dengan pembagian kunjungan sesuai trimester. Pemeriksaan oleh dokter dan pemeriksaan ultrasonografi juga menjadi bagian penting untuk memantau kondisi kehamilan.
Di Sumatera Utara, capaian ANC minimal enam kali pada triwulan II 2026 masih menjadi perhatian. Dinas Kesehatan Sumut mencatat capaian tersebut sebesar 20,4 persen dari target 48 persen.
Karena itu, ibu hamil sebaiknya tidak menunda pemeriksaan dan mengikuti jadwal yang diberikan tenaga kesehatan.
Gizi Ibu Berpengaruh pada Kesehatan Anak
Pemenuhan gizi selama kehamilan menjadi bagian penting dari kesehatan ibu dan anak. Ibu membutuhkan makanan yang beragam dan bergizi untuk mendukung kesehatan tubuh serta perkembangan janin.
Ibu hamil juga perlu mengikuti anjuran tenaga kesehatan mengenai konsumsi tablet tambah darah dan pemeriksaan kondisi gizi.
Di Sumatera Utara, pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dengan kondisi Kurang Energi Kronis atau KEK telah mencapai 87 persen hingga Juni 2026.
Apabila ibu mengalami masalah gizi, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar mendapatkan penanganan yang sesuai.
ASI Eksklusif Mendukung Awal Kehidupan Bayi
Setelah bayi lahir, pemberian ASI menjadi salah satu bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi.
ASI eksklusif selama enam bulan dapat memberikan nutrisi yang dibutuhkan bayi sekaligus mendukung perlindungan terhadap berbagai penyakit. Setelah usia enam bulan, kebutuhan nutrisi anak dilanjutkan dengan makanan pendamping ASI yang sesuai.
Data Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menunjukkan cakupan ASI eksklusif bayi di bawah enam bulan mencapai 83,3 persen pada 2026, melampaui target nasional sebesar 76 persen.
Dukungan keluarga sangat diperlukan agar ibu dapat memberikan ASI secara optimal.
Imunisasi Melindungi Anak dari Penyakit
Imunisasi merupakan bagian penting dari perlindungan kesehatan anak. Vaksin membantu membentuk kekebalan terhadap penyakit tertentu dan dapat mengurangi risiko penyebaran penyakit di masyarakat.
Kementerian Kesehatan terus mendorong kelengkapan imunisasi rutin. Pada 2025, cakupan imunisasi dasar lengkap secara nasional mencapai 80,2 persen, namun masih terdapat anak yang belum mendapatkan imunisasi sama sekali.
Di Sumatera Utara, sejumlah kabupaten juga mendapatkan apresiasi dalam program imunisasi kejar pada 2026. Tiga daerah yang menerima penghargaan tersebut adalah Toba Samosir, Padang Lawas Utara, dan Deli Serdang.
Orang tua sebaiknya membawa anak ke fasilitas kesehatan sesuai jadwal imunisasi dan berkonsultasi apabila ada dosis yang terlewat.
Pantau Tumbuh Kembang Anak Secara Berkala
Pertumbuhan anak perlu dipantau sejak bayi. Pengukuran berat badan dan tinggi atau panjang badan dapat membantu orang tua serta tenaga kesehatan mengetahui perkembangan anak.
Pemantauan juga dapat membantu menemukan lebih awal apabila terdapat masalah gizi atau pertumbuhan.
Di Sumatera Utara, pemantauan pertumbuhan telah menjangkau sekitar 696.183 balita atau 90 persen dari total 768.408 balita pada 2026.
Orang tua dapat memanfaatkan Posyandu dan Puskesmas untuk mendapatkan pemantauan serta konsultasi mengenai tumbuh kembang anak.
Cegah Stunting Sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan
Kesehatan ibu dan anak tidak dapat dipisahkan dari upaya pencegahan stunting. Periode 1.000 hari pertama kehidupan menjadi masa penting untuk memastikan kebutuhan gizi dan kesehatan ibu serta anak terpenuhi.
Sumatera Utara masih menjadikan stunting sebagai salah satu prioritas. Berdasarkan SSGI 2024, prevalensi stunting Sumut tercatat 22 persen, sementara pemerintah menargetkan angka tersebut turun menjadi 18,5 persen pada 2026.
Upaya pencegahannya dilakukan melalui berbagai intervensi, termasuk ANC, tablet tambah darah, makanan tambahan untuk ibu hamil, ASI eksklusif, pemantauan pertumbuhan, serta perbaikan gizi anak.
Peran Puskesmas dalam Kesehatan Ibu & Anak
Puskesmas menjadi salah satu fasilitas penting dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat primer.
Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Puskesmas sesuai kebutuhan, seperti pemeriksaan kehamilan, pelayanan pascapersalinan, imunisasi, pemantauan pertumbuhan anak, edukasi gizi, serta deteksi dini masalah kesehatan.
Selain Puskesmas, Posyandu juga mempunyai peran penting dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kolaborasi tenaga kesehatan, kader, keluarga, dan pemerintah diperlukan agar pelayanan dapat menjangkau lebih banyak ibu dan anak.
Ayah dan Keluarga Juga Punya Peran
Kesehatan ibu dan anak bukan hanya tanggung jawab ibu. Ayah dan anggota keluarga lainnya juga dapat memberikan dukungan selama masa kehamilan hingga anak tumbuh besar.
Dukungan tersebut dapat dilakukan dengan membantu ibu memenuhi kebutuhan gizi, mengingatkan jadwal pemeriksaan, mendampingi ke Puskesmas, memastikan imunisasi anak, serta menciptakan lingkungan rumah yang bersih dan sehat.
Keluarga juga perlu segera mencari bantuan tenaga kesehatan apabila ibu atau anak mengalami keluhan yang membutuhkan pemeriksaan.
Ibu & Anak Sehat, Sumatera Utara Lebih Kuat
Ibu & anak merupakan fondasi penting bagi masa depan Sumatera Utara. Kesehatan ibu perlu dijaga sejak sebelum kehamilan, selama kehamilan, persalinan, hingga masa setelah melahirkan.
Sementara itu, anak membutuhkan nutrisi yang cukup, ASI, imunisasi, pemantauan pertumbuhan, lingkungan sehat, serta stimulasi perkembangan yang sesuai.
Melalui puskesmas-sumut.org, masyarakat Sumatera Utara dapat memperoleh informasi seputar kesehatan ibu dan anak, gizi, stunting, imunisasi, pencegahan penyakit, serta berbagai layanan Puskesmas.
Mari mulai dari keluarga: periksa kehamilan secara rutin, penuhi gizi, lengkapi imunisasi, pantau tumbuh kembang, dan konsultasikan masalah kesehatan kepada tenaga profesional.
