Ibu dan anak Sumatera Utara terus menjadi perhatian dalam layanan kesehatan. Pemeriksaan kehamilan, imunisasi, ASI, dan pemantauan tumbuh kembang perlu dilakukan secara rutin.
Puskesmas dan Posyandu memiliki peran penting. Keduanya membantu keluarga mendapatkan pemeriksaan dan edukasi kesehatan sejak dini.
Pemeriksaan Kehamilan Perlu Rutin
Pemeriksaan kehamilan atau ANC membantu memantau kondisi ibu dan janin. Karena itu, ibu hamil perlu mengikuti jadwal pemeriksaan di fasilitas kesehatan.
Di Sumatera Utara, capaian ANC minimal enam kali masih perlu ditingkatkan. Pada triwulan II 2026, cakupannya mencapai 20,4 persen dari target 48 persen.
Selain itu, ibu hamil dengan kekurangan energi kronis juga mendapat perhatian. Pemberian makanan tambahan untuk kelompok tersebut telah mencapai 87 persen hingga Juni 2026.
ASI Penting untuk Bayi
ASI menjadi bagian penting dalam kesehatan bayi. Karena itu, dukungan keluarga sangat dibutuhkan selama masa menyusui.
Di Sumatera Utara, pemberian ASI eksklusif pada bayi di bawah enam bulan mencapai 83,3 persen. Angka tersebut berada di atas target nasional sebesar 76 persen.
Dukungan suami juga penting. Pada September 2026, Wali Kota Medan menyampaikan bahwa suami dapat membantu ibu dengan memberikan dukungan dan menjaga kepercayaan diri selama menyusui.
Imunisasi Anak Jangan Terlewat
Imunisasi membantu melindungi anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Oleh sebab itu, orang tua perlu mengikuti jadwal imunisasi anak.
Dinas Kesehatan Sumatera Utara juga menyediakan informasi program imunisasi rutin 2026. Informasi tersebut mencakup sasaran imunisasi, materi edukasi, serta pemantauan cakupan imunisasi.
Jadi, orang tua sebaiknya membawa buku kesehatan anak saat datang ke Puskesmas atau Posyandu. Dengan begitu, riwayat layanan anak lebih mudah dipantau.
Tumbuh Kembang Anak Perlu Dipantau
Selain imunisasi, pertumbuhan anak juga perlu diperhatikan. Pemantauan dapat dilakukan melalui Posyandu dan Puskesmas.
Pada 2026, pemantauan pertumbuhan telah menjangkau 696.183 balita di Sumatera Utara. Jumlah tersebut sekitar 90 persen dari total sasaran 768.408 balita.
Pemantauan dilakukan untuk melihat perkembangan anak. Jika ada masalah, keluarga dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Gizi Ibu dan Anak Harus Dijaga
Gizi ibu dan anak juga menjadi bagian penting. Ibu membutuhkan makanan bergizi selama kehamilan dan menyusui.
Sementara itu, anak membutuhkan makanan sesuai usia. Setelah ASI eksklusif, orang tua dapat memberikan MPASI sesuai kebutuhan dan anjuran tenaga kesehatan.
Karena itu, keluarga perlu menyediakan makanan yang beragam. Protein, sayur, buah, dan sumber karbohidrat dapat menjadi bagian dari menu sehari-hari.
Keluarga Punya Peran Besar
Kesehatan ibu dan anak tidak hanya menjadi tugas tenaga kesehatan. Keluarga juga memiliki peran besar.
Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
- Rutin memeriksa kehamilan.
- Mengikuti jadwal imunisasi anak.
- Memberikan ASI sesuai anjuran.
- Menjaga makanan ibu dan anak.
- Memantau berat dan tinggi badan anak.
- Rutin datang ke Posyandu.
- Berkonsultasi ke Puskesmas jika ada keluhan.
Dengan langkah sederhana tersebut, ibu dan anak Sumatera Utara dapat memperoleh perhatian kesehatan sejak dini.
Puskesmas juga dapat menjadi tempat untuk mendapatkan pemeriksaan, edukasi, imunisasi, serta pemantauan kesehatan keluarga.
Kesimpulan
Ibu dan anak Sumatera Utara membutuhkan perhatian sejak masa kehamilan hingga masa pertumbuhan anak. ANC, ASI, imunisasi, gizi, dan pemantauan tumbuh kembang perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Karena itu, keluarga sebaiknya memanfaatkan layanan Puskesmas dan Posyandu secara rutin. Dengan pemeriksaan yang teratur, masalah kesehatan dapat diketahui lebih awal.
Fokus keyword Yoast: Ibu dan Anak Sumatera Utara
Meta description: Ibu dan anak Sumatera Utara terus mendapat perhatian melalui ANC, imunisasi, ASI, gizi, dan pemantauan tumbuh kembang di Puskesmas.
