DAIRI – Penanganan terhadap Alvino Purba, anak asal Sidikalang, Kabupaten Dairi, berlanjut setelah menjalani perawatan medis. Anak berusia tujuh tahun tersebut kini berada dalam pendampingan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sumatera Utara.
Sebelumnya, Alvino mendapatkan perawatan di RSUD Sidikalang. Ia kemudian dirujuk ke RSUD Haji Medan untuk memperoleh penanganan medis lebih lanjut.
Setelah kondisinya membaik, Alvino tidak lagi membutuhkan perawatan rumah sakit sejak Jumat, 28 Agustus 2026. Selanjutnya, penanganan berfokus pada perlindungan dan pemulihan anak.
Alvino Didampingi UPTD PPA Sumut
Kepala UPT PPA Kabupaten Dairi, Eva Napitupulu, mengatakan Alvino diserahkan kepada UPTD PPA Sumut setelah menyelesaikan pengobatan.
Langkah tersebut dilakukan sesuai arahan Gubernur Sumatera Utara. Pendampingan diberikan untuk memastikan kebutuhan perlindungan dan pemulihan Alvino tetap terpenuhi.
Meski sudah keluar dari rumah sakit, Alvino masih membutuhkan pemeriksaan lanjutan. Ia dijadwalkan menjalani kontrol dengan dokter spesialis.
Karena itu, penempatan di bawah pendampingan UPTD PPA Sumut juga mempertimbangkan akses menuju pelayanan kesehatan. Lokasinya dinilai lebih dekat dengan fasilitas yang dibutuhkan untuk pemeriksaan lanjutan.
Adik Alvino Turut Mendapat Pendampingan
Pendampingan tidak hanya diberikan kepada Alvino. Adik kandungnya yang berusia enam tahun juga berada dalam penanganan UPTD PPA Sumut.
Dengan demikian, perlindungan diberikan kepada keduanya. Langkah tersebut penting untuk memastikan anak berada dalam lingkungan yang aman selama proses pemulihan.
Sementara itu, persoalan pendidikan Alvino juga menjadi perhatian. Menurut Eva, kondisi yang sedang dihadapi anak membutuhkan perlakuan khusus.
Alvino Disebut Menolak Bertemu Ibunya
Dalam keterangannya, Eva juga mengungkap bahwa ibu Alvino sempat hendak menjenguk saat anak tersebut masih menjalani perawatan di Sidikalang.
Namun, menurut Eva, Alvino saat itu tidak bersedia bertemu dengan ibunya.
Informasi tersebut perlu ditempatkan dalam konteks perlindungan anak. Keinginan dan kondisi psikologis anak menjadi hal penting dalam menentukan bentuk pendampingan yang diberikan.
Karena itu, proses pemulihan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik. Pendampingan psikologis dan lingkungan yang aman juga diperlukan bagi anak yang mengalami dugaan kekerasan.
Kondisi Kesehatan Berangsur Membaik
Sebelum berada dalam pendampingan UPTD PPA, Alvino menjalani perawatan selama beberapa hari di RSUD Haji Medan.
Dokter spesialis anak yang menangani Alvino menyatakan kondisinya berangsur membaik. Beberapa luka yang sebelumnya membutuhkan penanganan juga menunjukkan perkembangan positif.
Perbaikan kondisi tersebut membuat Alvino diperbolehkan meninggalkan rumah sakit. Namun, kontrol medis tetap diperlukan untuk memantau proses pemulihannya.
Selain perawatan medis, Alvino telah memperoleh pendampingan psikologis selama menjalani perawatan.
Perlindungan Anak Jadi Prioritas
Kasus ini sebelumnya mendapat perhatian setelah informasi mengenai dugaan kekerasan terhadap Alvino beredar di media sosial.
Petugas kemudian membawa anak tersebut untuk mendapatkan pertolongan medis. Penanganan juga melibatkan unsur perlindungan perempuan dan anak serta aparat kepolisian.
Setelah kondisi medisnya membaik, fokus penanganan kini berlanjut pada pemulihan dan perlindungan. Pendampingan diperlukan agar kebutuhan kesehatan, psikologis, keamanan, dan pendidikan anak tetap terpenuhi.
Dalam kasus yang melibatkan anak, kepentingan terbaik bagi anak harus menjadi pertimbangan utama. Selain itu, privasi korban perlu tetap dijaga selama proses penanganan berlangsung.
